Menu Tutup

Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian 

Tutorial Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian
Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian
Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian [Updated Januari 2020] – Sebelum memulai ke tutorial menginstall dan konfigurasi FTP server, mari kita pahami dulu. Apa sih FTP Server itu? Apa kegunaan FTP Server? Bagaimana cara kerjanya dll?

Baca Juga : Cara Install Debian Server di Virtualbox

Ada dua metode yang dapat diterapkan dalam untuk FTP Server, yaitu User Authentication Login dan Anonymous Login.Pengertian dan Cara Kerja FTP Server. File Transfer Protokol atau FTP adalah protokol yang digunakan untuk bertukar file melalui jaringan.

Cara kerja FTP yang melakukan komunikasi data berjalan pada port 21 dan menggunakan protokol TCP (Transmission Control Protocol).

FTP sering digunakan untuk mendownload sebuah file dari server maupun untuk mengupload file ke sebuah server seperti file-file document, konten-konten web bahkan aplikasi/software.Pada FTP Server juga kita bisa memberikan hak akses tertentu pada user tertentu.

Contoh kita memberikan akses hanya user tertentu yang memiliki hak akses untuk membuka, mengubah dan menghapus file/folder tertentu, sedangkan pengguna lain hanya dapat melihat saja (Read-Only) tanpa mengubah-ubah file tersebut.

Cara Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian

Terdapat beberapa aplikasi FTP Server yang ada pada linux, seperti contohnya ProFTPD, vsFTPD dan lain sebagainya. Tapi pada tutorial kali ini saya menggunakan aplikasi ProFTPD dengan aplikasi ProFTPD yang ada pada distro linux debian, kita bisa menggunakannya untuk menginstall FTP Server. untuk langkah-langkahnya kalian bisa mengikutinya di bawah ini :

 

  1. Langkah pertama install dahulu aplikasi proftpd dengan perintah comand line #apt-get install proftpd, kemudian akan muncul pilihan. masukkan huruf Y lalu ENTER untuk melanjutkan installasi proftpd
    Cara install dan konfigurasi FTP server di debian
  2. Selanjutnya nanti akan muncul seperti gambar di bawah ini, pilih saja yang standalone
    Cara install dan konfigurasi FTP server di debian
  3. Langkah berikutnya buka file konfigurasi ftp server dengan perintah #nano /etc/proftpd/proftpd.conf . setelah itu tambahkan text yang saya beri kotak kuning pada baris paling akhir. jika sudah langsung saja simpan dengan menekan kombinasi keyboard (CTRL+X lalu ENTER)
    Cara install dan konfigurasi FTP server di debian
  4. Agar FTP Bisa berjalan, restart ftp server dengan perintah #service proftpd restart
    Cara install dan konfigurasi FTP server di debian
  5. Lalu tambah user baru, #adduser namauser ,berikan password sesuai keinginanmu. pada baris Full Name dan lain-lain skip saja dengan meng-enter2nya dan beri huruf Y pada “information correct?”
    Cara install dan konfigurasi FTP server di debian

Pengujian FTP Server Pada Windows

Pengujian penggunaan FTP Server tidak hanya bisa dilakukan di Windows saja, tetapi bisa diuji melalui client Linux, saya menguji di windows karena ckomputer client saya masih menggunakan windows. Untuk pengujiannya anda coba untuk masuk dengan menggunakan browsermu.

ketikkan ftp://192.168.32.34(ip addressmu). kemudian masukkan username dan password yang telah kalian buat tadi, lalu log inInstall dan Konfigurasi FTP Server di Debian

nah.. jika berhasil, file yang telah di masukkan sudah bisa di akses di ftp server

Install dan Konfigurasi FTP Server di Debian

Untuk memasukkan file kedalam FTP Server, anda bisa menggunakan apliksi FileZilla atau bisa juga memakai cara saya menggunakan samba server.

jika anda ingin menginstallnya juga bisa melihat artikel yang telah saya buat Cara install dan konfigurasi samba server di debian .

Oh iya… saya hampir lupa. Saya disini menggunakan debian versi 7, jika kalian menggunakan beda versi seperti debian 8 atau debian 9, jangan khawatir karena caranya sama kok tidak ada perbedaan sama sekali untuk menginstall ftp di debian 8 maupun debian 9.

Sampai disini dulu tutorial install dan konfigurasi FTP servernya, jika masih bingung bisa ditanyakan lagi. Ok bye

Posted in Debian Server, Tutorial Linux

Related Posts

0 Comments

Tinggalkan Balasan